10 Juli 2013

Ingin jadi guru SD ? Masuklah ke Jurusan PGSD

Guys, jika kalian mendengar profesi guru SD, apa yang ada di pikiran kalian ? Profesi gak keren ? kesejahteraan terbatas ?. Ya itu sah-sah aja, tapi pandangan itu berlaku untuk guru jaman dahulu aja. Menjadi guru SD di Jaman Sekarang bukan profesi yang dianggap sebelah mata lagi. Pemerintah sangat memperhatikan kesejahteraan guru lewat pemberian tunjangan dan sertifikasi. Status ekonomi dan sosial guru pun terangkat. Sudah menjadi rahasia umum kalau guru PNS khususnya mendapat penghasilan yang jauh diatas standar upah minimum. Maka, Guru SD tidak lagi di pandang remeh.

Tugas Guru Hanya Mengajar ?

Bila dilihat sekilas, tugas guru itu mudah, hanya mengajar. Namun, tugas guru gak sekedar mengajar. Setidaknya ada 3 profesi yang dilakukan guru. pengajar, konselor, administrator. Wow.... jadi jangan dianggap sepele pekerjaan guru. Sebagai konselor diperlukan ketika menangani anak yang bermasalah. Di SD tidak ada Guru BK, jadi guru SD juga merangkap sebagai konselor. Guru juga mesti mengerjakan berbagai administrasi layaknya administrator yaitu menyiapkan RPP, Silabus, dan Program, Mengisi daftar nilai dan Raport, mengisi absensi dan lainnya . Ditambah lagi kalau mau naik jabatan/golongan guru mesti melakukan penelitian tindakan kelas. Dengan kompleksnya tugas-tugas guru terebut.maka saat ini guru SD pun minimal harus berpendidikan S1. Maka, jurusan PGSD disediakan untuk mencetak guru-guru S1, salah satunya yang ada di Atma Jaya. Mungkin diantara kalian ada yang masih asing dengan nama jurusan yang disingkat PGSD ini.

PGSD singkatan dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Ya jadi inilah jurusan bagi mahasiswa yang nantinya ingin bekerja sebagai Guru SD. PGSD memang belum sefamiliar dengan jurusan-jurusan terkenal seperti ekonomi, teknik, kedokteran, dan lainnya. Namun akhir-akhir ini jurusan bidang pendidikan tersebut makin diminati. PGSD di beberapa Universitas bahkan diminati ribuan calon pendaftar. Di SNMPTN 2014 pun PGSD menempati peringkat 4 jurusan favorit pilihan calon mahasiswa (Lihat: http://news.okezone.com/read/2015/02/12/65/1104930/prodi-favorit-pilihan-pendaftar-snmptn).
Biaya kuliah yang sangat terjangkau serta peluang kerja yang sangat terbuka menjadi daya tarik dari jurusan ini. Seperti yang diketahui, Indonesia masih membutuhkan banyak guru, guru SD khususnya. Apalagi untuk daerah pelosok, masih sangat kekurangan guru.

Apa yang dipelajari di PGSD ?

 Secara garis besar, di PGSD kita bukan kembali mempelajari materi pelajaran SD. Namun kita akan  diajarkan bagaimana cara mengajar yang efektif dan menyenangkan bagi anak SD. Maka dari itu berbagai metode mengajar akan dipelajari sehingga pembelajaran yang dilakukan di SD nanti bisa variatif, menyenangkan, dan tentu tidak membosankan. Selain itu, kita juga belajar seputar psikologis anak. Ya mengingat sebagai guru SD juga merangkap sebagai guru konseling, maka diperlukan pengetahuan untuk menganalisa penyebab dan mencari solusi seputar permasalahan yang dialami anak.

 Dalam perkuliahan juga dibiasakan menggunakan teknologi seperti komputer, Proyektor, Internet, email, dan animasi. Sehingga nantinya tidak menjadi guru yang ketinggalan jaman atau gagap teknologi melainkan menjadi guru yang kreatif dalam memanfaatkan teknologi. Makanya guru-guru sekarang pun mampu membuat software pendidikan. Keren kan..

Prospek Lulusan PGSD

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, peluang kerja menjadi guru masih sangat besar. Hal ini berbanding lurus dengan hasil survey bahwa jurusan bidang pendidikan menempati urutan ketiga sebagai jurusan yang memberi prospek peluang kerja besar di jaman sekarang. (lihat: http://kampus.okezone.com/read/2012/11/19/370/720320/10-jurusan-paling-berguna-saat-cari-kerja)
Tentu, kita nggak perlu susah mencari lowongan malah justru kita yang dicari. Bahkan biasanya mahasiswa PGSD sudah diminta kerja ngajar di SD sebelum lulus. Kemudahan mencari kerja setelah lulus juga saya alami. Setelah lulus saya mengirim lamaran ke 8 sekolah. Saya tidak tahu apakah sekolah-sekolah tersebut membuka lowongan. Tapi ternyata saya mendapat panggilan interview dari 6 sekolah. Wew... sampe bingung kan mau milih yang mana hehe.

Selain itu nantinya seorang guru bisa saja tidak hanya bekerja mengajar di SD. Peluang penghasilan sampingan bisa di dapat dengan membuka tempat les atau menyediakan jasa les private. Apalagi sekarang ada ruangguru.com, situs yang menghubungkan antara guru private dengan muridnya. Bisa juga menulis buku SD. Peluang kerja lainnya adalah bisa menjadi staff atau menduduki jabatan di yayasan pendidikan dan juga di dinas pendidikan/kemendikbud.  Bisa menjadi kepala sekolah atau dosen jika meneruskan pendidikan S2. Sebagai info tambahan, untuk CPNS 2014 kemarin DKI Jakarta menyediakan sekitar 300-an formasi untuk jabatan guru SD. Nah, berarti peluang untuk jadi PNS lebih terbuka lebar jika berpendidikan S1 PGSD.

 Bila suatu saat nanti seapes-apesnya nggak tercapai menjadi guru SD, Ilmu-ilmu yang di dapat di PGSD gak bakal menjadi sia-sia kok karena bisa diterapkan dikehidupan sehari-hari. Misalnya jika hidup berkeluarga nanti dan memiliki anak, pengetahuan yang di dapat PGSD sangat berguna untuk memahami perkembangan anak, sehingga bisa melakukan pendampingan yang tepat di usia tertentu.

Orang sukses tidak lepas dari peran guru SD. Jadi jangan malu atau gengsi jika memilih profesi yang nantinya akan mencetak banyak orang sukses di negeri ini.

Tambahan: Mungkin anda ingin tahu biaya kuliah PGSD. Sebagai bahan referensi, saya berikan gambaran biaya kuliah di PGSD Unika Atma Jaya Jakarta yang berlaku pada 2013:

Rincian Biaya masuk PGSD:
Uang Pangkal 1.300.000 - 1.800.000
Biaya Kuliah Semester 1.750.000
Biaya pendaftaran semester: 300.000
Biaya Pengenalan kampus: 800.000
Biaya Iuran Kegiatan Mahasiswa (IKM): 200.000
Biaya kuliah per SKS: 90.000 (biasanya 1 semester terdapat  20 SKS)

Jika ditotal maka biaya masuk ke PGSD sekitar 6 jutaan. Dan total biaya per semesternya sekitar 4 jutaan.
Biaya yang dibayar tiap semester adalah Biaya Kuliah Semester, Biaya kuliah SKS, IKM, dan biaya pendaftaran semester.

Mau tahu lebih lengkap tentang PGSD Atma Jaya ? Klik Disini


NB: Postingan ini sudah mengalami revisi pada 28 Mei 2015 

8 comments:

  1. Ketika saya ditanya mau masuk jurusan apa pas kuliah oleh ortu temen, atau bahkan temen sendiri banyak yang 'underestimate' ketika saya jawab mau meneruskan di jurusan PGSD. Bahkan menyarankan saya untuk jangan masuk PGSD. :( Tapi hal tersebut tak mengurungkan niat saya besok untuk masuk jurusan PGSD. InsyaAllah aamiin...

    hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah bagus ! hehe. Kalau sudah yakin, jangan terpengaruh sama yang lain :)

      Hapus
  2. Saya sudah s1 pendidikan, tapi bukan PGSD
    kalau saya mau PGSD apakah saya harus mulai dari awal kuliahnya ???
    Apakah ada yang hanya 1 atau 2 Tahun ??

    BalasHapus
  3. Saya lulusan 2015/2016. Tp baru tahun ini mau lanjut kuliah, niatnya mau ambil pgsd. Tapi pengetahuan saya tentang dunia perkuliahan 0 besar. Kalau boleh saya bertanya, saya mau tau kira2 saat tes masuk perguruan tinggi dg prodi yg saya ambil itu tes nya meliputi apa sja ya? Mohon infonya. Terimakasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau saya dulu tes di atma jaya jakarta, tesnya tes potensi akademik sama bahasa inggris + toefl jg.

      Hapus
  4. Saya baru mau lulus tahun ini, dan Ingin ambil jurusan pgsd. Setelah saya searching beberapa unv jurusan pgsd memberikan gelar s.pd. Apakah itu bisa menjadi guru sd atau harus s.pd.sd terima kasih, ditunggu ya balasannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo gelar sarjana S.Pd maupun S.PdSD itu sama saja. nggak jadi masalah. Sama2 bisa ngajar SD. Yang penting kuliahnya jurusan PGSD

      Hapus

Silakan mengirimkan komentar yang sesuai dengan postingan diatas.
Kalau bisa jangan panggil saya "Pak/Om". Saya masih umur dibawah 25 kok dan belum married haha. Langsung panggil nama aja malah nggak papa, biar akrab hehe

Satu lagi, tolong berkomentar menggunakan nama pribadi. Jangan nama produk/bisnis/judul postingan artikel. Komentar menggunakan nama tersebut terpaksa akan saya hapus.

Komentar Terbaru

 
Copyright © . Brian Prasetyawan's Blog - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger