Karena yang tertulis akan bernilai di masa depan

21 November 2015

Konsep Dasar Pengembangan Kurikulum

Kurikulum itu bersifat dinamis, artinya kurikulum dapat dan perlu diubah sesuai dengan kondisi perkembangan saat kurikulum itu diberlakukan.

Pengembangan kurikulum dapat terjadi kapan saja sesuai dengan kebutuhan perkembangan iptek dan kebutuhan masyarakat. Melalui fase inisiasi (sosialisasi), legitimasi (peraturan), dan kongruensi (penyesuaian).  
Peran Pengembangan Kurikulum 1. Peran Konservatif: mempertahankan kebudayaan yang bernilai baik, supaya diwariskan ke generasi berikutnya. 2. Peran kritis dan evaluatif: menilai dengan kritis dan mengevaluasi keberadaan nilai-nilai kebudayaan saat ini agar dapat diterapkan dan dilestarikan sesuai dengan perkembangan jaman. 3. Peran kreatif: menciptakan kreasi baru berkaitan dengan kebudayaan yang berkembang di masyarakat.  

Kelambanan perubahan kurikulum terjadi karena: - belum cukup mempunyai dasar ilmiah - tidak punya petugas khusus yang selalu siap - tak ada insentif bagi guru yang mengadakan perubahan - kebanyakan guru mempertahankan cara lama - kurikulum yang seragam/uniform.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan mengirimkan komentar yang sesuai dengan postingan diatas.

Tolong berkomentar menggunakan nama pribadi. Jangan nama produk/bisnis/judul postingan artikel. Komentar menggunakan nama tersebut terpaksa akan saya hapus.

Praszetyawan.com

Sebuah blog personal berdiri sejak 2009

Terpopuler Bulan Ini

Random

randomposts