Karena yang tertulis akan bernilai di masa depan

03 November 2019

Personal Branding: Agar Uang yang Mengejar Kita

November 03, 2019
Ide postingan ini sebenarnya sudah mengantri di draft blog sampai lintas tahun. Saya belum mengeksekusinya karena saya merasa masih ada hal yang kurang. Saya baru punya pemikiran bahwa personal branding membuat kita memiliki keunikan tersendiri dibanding orang lain. Keunikan tersebut dapat membantu kita dalam menghadapi berbagai persaingan di kehidupan ini, khususnya dunia kerja.  Jadi setiap orang punya spesialisasi masing-masing yang tentu berguna bagi dirinya sendiri dan orang lain.

sumber: freepik


Seharusnya ada hal lain yang lebih menguatkan bahwa personal branding itu penting. Namun saya belum menemukannya.  Hingga pada akhirnya Pandji Pragiwaksono mengupload vlog tentang personal branding juga. Terdapat quotes yang disampaikan Pandji dan ini benar-benar mendeskripsikan pentingnya personal branding.

"Personal branding adalah kegiatan memberitahu orang bahwa kita itu siapa, supaya kita berhenti mengejar uang, tapi membuat uang yang mengejar kita, karena uang kenal kita itu siapa".



Apakah benar kalimat tersebut bisa menjadi kenyataan ? Saya jawab, ya !

Vlog tersebut juga benar-benar relate dengan yang saya alami. Saya seorang guru. Tentu ada banyak orang yang berprofesi sebagai guru. Nah personal branding membuat kita lebih terlihat beda karena memiliki keunikan tersendiri. Personal branding saya adalah guru yang suka menulis dan ngeblog. Maka saya bisa menjadi pilihan jika ada pihak yang memerlukan guru dan memiliki spesialisasi menulis dan blog. Walau kemampuan menulis dan ngeblog saya tidak terlalu wow, masih jarang ditemui di lingkaran relasi saya yang memiliki spesialisasi tersebut. Saya hanya bermodal pengalaman 10 tahun di bidang menulis dan blog.

Namun personal branding tersebut tidak langsung mengantar saya untuk sampai pada tahap "uang mengejar kita" dengan cepat dan dalam jumlah banyak. Banyak proses yang harus dilalui secara konsisten dan dalam waktu yang tidak sebentar. Maka, berdasarkan pengalaman, saya menyimpulkan ada tahap yang mesti dilalui terlebih dahulu yaitu "peluang mengejar kita".

Ya.... berbagai peluang yang datang dengan sendirinya bisa dijadikan tahap awal sebelum mencapai tahap "uang mengejar kita". Peluang belum tentu menghasilkan uang banyak atau bahkan bisa juga tidak menghasilkan uang sama sekali. Walau begitu, saya tetap melakukannya dengan senang hati. Sebagai contoh, saya  mendapat beberapa peluang berikut:


  • Narasumber Acara Orientasi Mahasiswa Baru PGSD
  • Pembicara dalam forum ilmiah PGSD Atma Jaya angkatan 2010 
  • Pengajar tamu ekskul jurnalistik SMA Kanaan
  • Diminta menulis di majalah hidup
  • Tawaran content placement/job review
  • Tawaran menulis di media online
  • Profil dimuat di buku Major For The Future


Peluang-peluang tersebut mungkin bukan hal yang besar atau istimewa. Banyak diluar sana yang memiliki pencapaian yang lebih luar biasa berkat personal brandingnya. Namun, peluang-peluang tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi saya

Saya memiliki beberapa teman yang memiliki personal branding. Kebanyakan orang yang memiliki personal branding berada di sektor kreatif. Misalnya teman saya yang bekerja di bidang IT. Dia bisa mendapat side project seperti membuat web, toko online, bahkan pernah melayani pesanan web dari pemerintah. Ada juga teman saya, yang juga guru, memiliki kemampuan desain. Dia tergabung  dalam tim pembuatan System Computer based test yang digagas Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Tentu kalian juga punya teman seperti itu

Dalam dunia Stand Up comedy, Personal Branding bisa dikaitkan dengan persona yang melekat pada komika. Jika kita menyebut persona orang timur, maka terdapat arie kriting, abdur, mamat alkatiri, yewen, Raim Laode. Komika absurd bisa tertuju pada Indra Frimawan, Uus, Fico, Arafah, Kemal.

Dari pembahasan personal branding ini, saya jadi menyadari bahwa kita sebaiknya menjadi diri sendiri. Tidak perlu memaksakan untuk ikut-ikutan orang lain atau tren yang sedang ramai. Memang  butuh proses panjang, kesabaran, jatuh bangun, hingga akhirnya personal branding bisa mengantar seseorang pada tahap "uang mengejar kita"

Praszetyawan.com

Sebuah blog personal berdiri sejak 2009

Terpopuler Bulan Ini

Hubungi Saya

Email: brian_cisc@yahoo.co.id