Karena yang tertulis akan bernilai di masa depan

12 November 2017

Banyak Ide Minim Eksekusi

November 12, 2017

Mungkin salah satu problem seorang blogger adalah kehabisan ide postingan untuk menulis di blog.  Namun problem yang saya alami justru sebaliknya. Saya kebanyakan ide tapi minim eksekusi untuk menjadikannya sebuah postingan. Mari kita tengok draft blog saya. 
Ada 81 draft ! Dan draft terlama yang tersimpan adalah tahun 2013. Itu artinya sudah mengendap 4 tahun ! Tapi itu sebenarnya sudah berkurang karena sebelumnya pernah mencapai rekor 93 draft. Berkurang bukan karena sudah jadi postingan, tapi ya karena cuma udah di hapus-hapus saja.  
Cara lain agar berkurang adalah, saya menggabung beberapa draft menjadi satu karena saya melihat draft-draft itu saling berhubungan.



Draft yang dihapus biasanya karena sudah "basi" sehingga tidak cocok lagi kalau diposting sekarang ini. Kalau sudah begitu, kadang jadi nyesel. Padahal draft itu sebenernya bahan yang bagus untuk diposting. Jadi untuk tetap mempertahankan draft yang sudah lama, saya ganti gaya menulisnya atau sudut pandangnya. Misalnya dibuat jadi seperti nostalgia.

Draft terbaru yang saya sesali karena tak kunjung selesai adalah opini saya tentang timnas U-19 di piala AFF 2017 dan timnas U-22 di ajang SEA Games 2017. Di dalamnya saya juga ingin membahas  fenomena kosakata-kosakata komentator bung Valentino "Jebret" Simanjuntak. Waktu itu muncul frasa umpan membelah lautan, dan lain-lain.  Tentu sudah basi jika diposting sekarang. Memang sih belum saya hapus, tapi saya belum menemukan sudut pandang yang pas agar relevan jika diposting sekarang ini. Kalau tega, saya sudah hapus draft itu. Tapi takut ntar nyesel haha.

Nah yaudah saya cuma sekedar utak-atik draft blog seperti itu saja, menghapus dan menggabungkan. Eksekusi mempostingnya masih kurang sering. Apalagi sekarang ini, saya rasakan lebih parah.  Saya tidak tahu apakah saya mengalami titik jenuh atau apa. Di satu sisi saya sudah mencoba mendorong diri selalu untuk menulis saat weekend. Namun setelah menulis beberapa baris langsung berhenti. Itu terjadi berulang-ulang. Hasilnya beberapa draft sudah ada tulisannya tapi belum selesai. Itulah penyakit sesungguhnya. Mulai menulis dan tidak langsung saya selesaikan. 

Setelah dipikir-pikir, kesulitan yang saya temui adalah bagaimana merangkai poin-poin gagasan pokok menjadi paragraf-paragraf yang padu. Tak jarang saya mentok karena kesulitan menemukan kata yang ingin saya ungkapkan. "Saya mau ngomong begini, tapi gimana nulisnya ya" kira-kira seperti itu gambarannya. Kalaupun saya lanjutkan menulis, takutnya tulisannya tidak dimengerti pembaca.

Mungkin kedepannya saya harus lebih percaya diri dalam menulis agar tidak terjadi lagi menulis berhenti di tengah jalan

Bagi kalian para blogger, apakah pernah mengalami hal yang sama ? Kalau mau, silakan share lewat kolom komentar 😃

NB: Eh... lah ini akhirnya saya bisa langsung menyelesaikan satu tulisan tanpa berhenti dahulu hehe

Praszetyawan.com

Sebuah blog personal berdiri sejak 2009

Terpopuler Bulan Ini

Hubungi Saya

Email: brian_cisc@yahoo.co.id