02 Januari 2017

[Kilas 2016] AFF Cup 2016: Mulai Dari Kejutan Indonesia Hingga Serangan 7 Hari 7 Malam


Indonesia menghadapi AFF Cup 2016 dengan kondisi baru saja terbebas dari sangsi FIFA (Mei 2016). Persiapan Timnas pun baru bisa dilakukan 2 bulan kemudian, sehingga hanya ada waktu 3 bulan untuk persiapan. Ditambah lagi, Alfred Riedl tidak leluasa memilih pemain karena hanya boleh memakai dua pemain dari setiap klub. Di satu sisi, peserta lain sudah menyiapkan tim selama 1 tahun. Kondisi seperti itu tentu kurang ideal bagi timnas. Maka saya realistis saja. Saya melihatnya jika Timnas berhasil lolos dari babak grup, itu sudah bagus.

Kekalahan 2-4 di pertandingan pertama melawan Thailand membuat saya semakin pasrah. Timnas belum menemukan ritme permainan dan lebih sering ditekan lawan. Namun, saya takjub saat pertandingan kedua. Melawan tuan rumah Filipina yang notabene adalah pemilik peringkat FIFA tertinggi di Asia Tenggara, permainan justru Timnas luar biasa. Timnas mampu menandingi Filipina. Tak Jarang Filipina jutstru tertekan. Melihat permainan Timnas saat itu, seharusnya layak membuahkan kemenangan. Hingga menit ke-80 sudah menang 2-1. Namun sayang, Filipina berhasil cetak gol dan pertandingan hanya berakhir seri 2-2.

Pertandingan terakhir babak grup melawan Singapura menjadi penentuan nasib timnas. Skenarionya adalah.... Timnas bisa lolos jika menang dari Singapura dan Filipina hanya imbang atau kalah dari Thailand. Dan hasilnya skenario itu benar-benar terjadi ! Indonesia menang 2-1 dan FIlipina kalah 0-1. Indonesia lolos ke Semifinal !!👏👏

Drama keberhasilan Timnas ternyata belum habis. Melawan Vietnam di semifinal, timnas kembali membuat kejutan. Padahal Vietnam diatas kertas lebih bagus dari Indonesia. Bermain di Stadion Pakansari, Indonesia berhasil menang 2-1 !! Permainan Timnas relatif belum menurun sejak melawan Filipina.

Namun di leg 2, Indonesia menurun drastis. Sepertinya bermain tandang cukup berpengaruh. Para pemain sering melakukan kesalahan saat menguasai bola sehingga sering direbut Vietnam dan lebih banyak diserang. Bahkan ketika Vietnam harus bermain dengan 10 pemain dan kipernya pun bukan kiper asli, Indonesia yang malah kewalahan menghadapi serangan Vietnam. Sempat nggak nyangka, Indonesia berhasil unggul 1-0 duluan. Namun selanjutnya Vietnam malah bisa membalikkan kedudukan. Skor 2-1 untuk Vietnam dan pertandingan harus lanjut extra time. Walau tetap terus diserang, Indonesia akhirnya bisa cetak gol lagi. Pertandingan berakhir seri 2-2 dan Indonesia lolos ke final dengan agregat 4-3.



Di Final, lagi-lagi ketemu Thailand. Saya pasrah setelah berkaca pada pertandingan pertama dan performa leg 2 melawan Vietnam. Sudah mampu lolos ke Final saja itu sudah melebihi ekspektasi. Tapi diluar dugaan, Indonesia menang 2-1 di leg 1. Kesempatan juara tinggal sedikit lagi. Masyarakat mulai menaruh harapan tinggi pada Timnas.

Namun saya bingung dengan visi bermain Timnas di Final leg 2. Dari menit awal pertandingan, para pemain timnas hanya membuang bola ke depan terus. Hal itu memberi peluang Thailand untuk terus menekan. Sepertinya lagi-lagi faktor main di tandang membuat pemain Timnas kurang percaya diri menguasai bola. Cara bermain seperti itu membuat Thailand berhasil menang 2-0. Thailand juara dengan agregat 3-2.

Walau begitu saya tetap mengapresiasi pencapaian Timnas yang berhasil mencapai Final. Saya lalu tidak melihatnya sebagai kegagalan. Saya melihat hal positif lain yaitu kemungkinan Indonesia naik peringkat FIFA karena berhasil panen poin selama Piala AFF 2016. Dan benar saja Indonesia naik 8 peringkat dari 179 ke 171.

Humor Dibalik Piala AFF 2016

Ada hal-hal kocak menyelimuti tayangan Piala AFF 2016. Sang Komentator Bung Hadi 'Ahay' Gunawan yang menjadi biang keladinya haha. Sebelumnya komentator tersebut dikenal dengan teriakan "AHAY !!" ketika peluang di depan gawang gagal menjadi gol. Namun di Piala AFF 2016, Bung Ahay makin seenaknya aja haha. Nama belakang Pemain Filipina, YoungHusband dia terjemahin sendiri ke bahasa Indonesia menjadi Suami Muda ! wkwkwk 😂.

"Andik membawa bola tapi ada suami muda datang menghadang"
Hahaha kacau bener Bung Ahay. Tapi saat itu keyword suami muda malah masuk jajaran Trending Topic Worldwide loh !




Terus selain itu, pemain-pemain juga di bilang cantik

"Cantik sekali Kurnia Meiga, berhasil menepis bola"
Lalu yang paling luar biasa adalah saat leg 2 melawan Vietnam
 "Serangan 7 hari 7 malam dilakukan Vietnam"
Hahahaha Whattt ?? Serangan 7 hari 7 malam ??? Warrbiyasah sekalii 😁😁



Gaya komentator Bung Ahay yang jenaka itu menjadi keseruan tersendiri saat menonton Piala AFF 2016

0 comments:

Posting Komentar

Silakan mengirimkan komentar yang sesuai dengan postingan diatas.
Kalau bisa jangan panggil saya "Pak/Om". Saya masih umur dibawah 25 kok dan belum married haha. Langsung panggil nama aja malah nggak papa, biar akrab hehe

Satu lagi, tolong berkomentar menggunakan nama pribadi. Jangan nama produk/bisnis/judul postingan artikel. Komentar menggunakan nama tersebut terpaksa akan saya hapus.

Komentar Terbaru

 
Copyright © . Brian Prasetyawan's Blog - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger