14 Maret 2014

Bagaimanakah Perhitungan Poin Peringkat FIFA ?


Sebelumnya, gw kasih tahu dulu kalau postingan ini bukan bermaksud untuk menjelaskan bagaimana cara menghitung poin FIFA. Judul postingan ini memang benar-benar sebuah pertanyaan yang masih suka terlintas di pikiran gw dan belum ada jawabannya. Justru kalau anda para pembaca blog ini ada yang bisa menjelaskannya saya justru berterimakasih hehe.

Ya memang sudah banyak artikel yang menjelaskan bagaiamana cara menghitung poin yang didapat sebuah negara setelah bertanding di ajang resmi FIFA. Dari Situs FIFA sendiri pun juga sudah ada penjelasannya. Ya kalau penjelasan tersebut saya sudah paham. Poin yang didapat tergantung dari hasil pertandingan (menang/seri/kalah), bobot pertandingan sebuah laga, bobot kekuatan lawan, dan bobot konfederasi lawan.

Namun, mari kita lihat apa yang terjadi pada Indonesia. Selama tahun 2014 ini, Indonesia baru bertanding satu kali di ajang resmi FIFA yaitu saat kalah 1-0 dari Arab Saudi pada Kualifikasi Piala Asia 2015. Menurut hasil perhitungan poin, Indonesia mendapat poin nol. Di bulan sebelumnya poin ranking FIFA Indonesia adalah 135,  tapi mengapa sekarang poinnya berkurang menjadi 128. Mengapa menjadi berkurang ? Mengapa poinnya tidak tetap 135 ? Apa faktor penyebabnya ? Itu pertanyaan yang pertama.

Kemudian sebelum bertanding melawan arab, di tahun 2014 tentu Indonesia belum sama sekali bertanding. Ya logikanya poin Indonesia di Tahun 2014 masih nol. Namun kenapa Indonesia bisa mendapat poin walau belum sama sekali bertanding ?  Sekedar info, poin yang didapat Indonesia di tahun 2014 adalah 62,3 (lihat fifa.com). Mungkin sebelum melawan Arab, poin Indonesia juga sama 62,3. Nah, poin 62,3 itu didapat dari mana ?

Ya memang hal tersebut menguntungkan karena Indonesia menjadi naik peringkat tiap bulannya. Tapi saya hanya ingin tahu saja, bagaimana perhitungannya.

Sepertinya itu saja hal yang menjadi pertanyaan bagi gw tentang perhitungan poin peringkat FIFA. Ada yang bisa jawab ? hehe
.

sumber gambar: wikipedia

0 comments:

Posting Komentar

Silakan mengirimkan komentar yang sesuai dengan postingan diatas.
Kalau bisa jangan panggil saya "Pak/Om". Saya masih umur dibawah 25 kok dan belum married haha. Langsung panggil nama aja malah nggak papa, biar akrab hehe

Satu lagi, tolong berkomentar menggunakan nama pribadi. Jangan nama produk/bisnis/judul postingan artikel. Komentar menggunakan nama tersebut terpaksa akan saya hapus.

Komentar Terbaru

 
Copyright © . Brian Prasetyawan's Blog - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger